Fungsi mendasar perangkat IoT dan prinsip yang menopang IoT
Fungsi mendasar perangkat IoT
Terdapat lima fungsi mendasar pada perangkat IoT diantaranya:
1. Tagging (Identifikasi)
Fungsinya untuk mengidentifikasi suatu aktivitas ini memiliki tujuan untuk mengumpulkan data aktivitas atau transaksi.
2. Monitoring
Bertujuan untuk memantau apakah terdapat aktivitas tidak biasa yang dikirim oleh tagging.
3. Tracking
Berfungsi untuk melacak lokasi.
4. Control
Bertujuan untuk memberikan hasil dari aktivitas-aktivitas atau data yang konsisten.
5. Analisis
Bertujuan untuk memberikan informasi yang dapat dipahami dari aktivitas atau data yang didapat.
Selain dari fungsi mendasar yang terdapat pada perangkat IoT, terdapat tujuh prinsip yang menopang IoT seperti:
a. Big Analog Data
Big Analog Data, bisa didapatkan dari berbagai macam sumber yang sifatnya alami seperti cahaya, sinyal radio, getaran, suhu, dan sebagainya, serta bisa dihasilkan oleh peralatan mekanis atau elektronik. Big Analog Data adalah tipe Big Data yang terbesar dan tercepat jika dibandingkan dengan tipe-tipe Big Data lainnya. Sehingga, dalam banyak hal, Big Data Analog perlu diperlakukan secara khusus.
b. Perpetual Connectivity
Perpetual Connectivity, merupakan konektivitas yang terus-menerus menghubungkan perangkat ke Internet.
c. Really Real Time
Real time, untuk IoT tidak dimulai ketika data mengenai switch jaringan atau sistem komputer.
d. The Spectrum of Insight
“Spectrum of Insight” berasal dari data IoT yang berkaitan dengan posisinya dalam lima fase data flow yaitu real time, in motion (bergerak), early life, at rest (saat istirahat), dan arsip. 7
e. Immediacy Versus Depth
Dengan berbekal komputer dan solusi IoT di era digital ini, akan ada pertukaran antara kecepatan dan kedalaman yang kita dapatkan.
f. Shift Left
Pendekatan untuk pengujian perangkat lunak dan pengujian sistem memerlukan sebuah proses, sehingga untuk mendapatkan wawasan yang cepat dan menyeluruh tergolong sangat sulit. Drive untuk mendapatkan wawasan tersebut akan menghasilkan komputasi dan analisis data canggih yang biasanya disediakan untuk cloud atau pusat data.
g. The Next V
Big Data biasanya ditandai dengan “V” yaitu Volume, Velocity, Variety, dan Value. The next V yang dimaksud adalah Visibility. Ketika data dikumpulkan, para ilmuwan data di seluruh dunia harus bisa melihat dan mengaksesnya sesuai kebutuhan.
Download artikel : klik di sini
Komentar